We, certified nutritionist, love to share about nutrition and healthy lifestyle for healthier you. Cause sharing is caring.

Noodles’s Secret: Parno makan mie? Tips “Noodles with no worry”

Leave a comment

mie instan

Pernahkah kamu merasa lapar di malam hari, berusaha mengais-ngais harta karun di dapurmu untuk mengganjal si perut yang tiba-tiba keroncongan? Yap, kondisi ini kerap terjadi, malangnya mereka yang lapar di malam hari ditambah tidak memiliki skill memasak atau keterbatasan bahan makanan akan memilih yang instan. Syukur-syukur kalau ada uang bisa delivery order, kalau tidak ada? yang menjadi solusi adalah menyetok mie instan sebagai persediaan. Yap, selain enak, mie instan juga disajikan dan dimasak dengan cepat dan mudah. Tapi tahukah Anda bahwa kebanyakan mie instan dibuat dengan cara digoreng? Proses pembuatan mie instan dengan cara digoreng ini menyebabkan mie instant umumnya tinggi lemak jenuh. Konsumsi terlalu banyak lemak jenuh akan berhubungan dengan semakin tinggi kolesterol darah dan risiko penyakit kronis. Selain dari mie nya, bumbu mie instan juga tinggi natrium atau tinggi garam, bahkan satu bungkus mie instan bisa memakan setengah jatah batasan konsumsi natrium harian kamu. Rata-rata kandungan natrium dalam mie instan di pasaran adalah di atas 1000 milligram. (note: batasan konsumsi lemak 67 gram, batasan konsumsi natrium 2000 mg). Konsumsi natrium yang tinggi meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Kondisi ini yang membuat banyak orang “parno” untuk memakan mie instan. Namun, bagi penggemar mie instan tidak perlu khawatir ya! Karena ada tips untuk menyiasati mie instan agar lebih sehat. Apa sajakah itu? Simak yuk!

  1. Untuk menjaga supaya batasan konsumsi garam atau natrium dalam sehari tidak terlampaui, kurangi penggunaan bumbu di dalam mie instan ya! (note: maksimal konsumsi garam dalam sehari adalah 6 gram garam atau setara dengan 1 sendok teh garam atau 2000 mg natrium.)
  2. Mie instan dapat dikonsumsi bersamaan dengan sayuran, seperti sawi atau bayam untuk mengimbangi kandungan lemak jenuh dengan asupan serat.
  3. Akan lebih baik jika mie instan dimasak bersamaan dengan protein, seperti telur, untuk menambah asupan protein bagi tubuh.
  4. Ingin yang lebih sehat? Mie instan dengan proses pembuatan dipanggang atau air dried tanpa digoreng, pastinya akan lebih sehat karena dapat memangkas kandungan lemak jenuh yang tidak baik bagi kesehatan tubuh.

Demikian noodles’s secret kali ini. Tunggu info noodles’s secret lainnya ya! Dan jangan lupa tetap pilih mie instan yang lezat namun tetap sehat!

Sumber : Asian noodles: History, classification, raw materials, and processing. Food Research International 41(9): 888–902, 2008

WEBMD. 2011.”Sodium and High Blood Pressure-Topic Overview” diakses pada 26 maret 2013 Obesity research 11(3), 2002

Advertisements

Author: Blog Nutrisi

Kami adalah sekumpulan certified nutritionist, Dan kami ingin membagikan pengetahuan mengenai cara sederhana untuk hidup sehat. Karena kami memimpikan Indonesia yang lebih sehat. Dan kami percaya, berbagi adalah satu dari ribuan cara untuk peduli.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s