We, certified nutritionist, love to share about nutrition and healthy lifestyle for healthier you. Cause sharing is caring.

WORLD AIDS DAY “ABC of AIDS“

Leave a comment

Penyakit HIV AIDS kini telah menyebar dihampir seluruh Negara di dunia, termasuk di Indonesia. Diperkirakan hingga tahun 2013, di seluruh dunia 35 juta orang terinfeksi HIV AIDS dan telah menyebabkan banyak kerugian di berbagai sektor baik kesehatan, sosial, maupun ekonomi.

Kasus AIDS pertama kali ditemukan oleh Gottlieb di Amerika Serikat pada tahun 1981 dan virusnya ditemukan oleh Luc Montagnier pada tahun 1983. Sedangkan di Indonesia pertama kali ditemukan kasus HIV AIDS di Bali, pada tahun 1987. Hingga tahun 2014 tercatat 143 ribu orang terineksi HIV dan 55 ribu di antaranya sudah dikategorikan AIDS.

World_AIDS_Day_Billboard

foto: shutterstock

 

Upaya penurunan kasus HIV AIDS di Indonesia tidak semulus dan selancar rekan-rekan Negara tetangga, dengan berbagai masalah dari mulai ketabuan info kesehatan seksual hingga kurangnya informasi HIV AIDS itu sendiri membuat upaya penurunan HIV AIDS di Indonesia cukup lambat. Menurut data UNAIDS terbaru, terjadi peningkatan kasus infeksi baru HIV AIDS di Indonesia sebanyak 48% hingga tahun 2014 ini, padahal di seluruh dunia, infeksi baru HIV AIDS sudah mengalami penurun.

Bertepatan dengan hari AIDS sedunia pada 1 desember, digalakkan upaya peningkatan pengetahuan masyarakat terutama terhadap cara pencegahana HIV AIDS.

Pencegahan HIV AIDS, berdasarkan panduan dari Kementrian Kesehatan dan BKKBN dapat kita aplikasikan melalui peningkatan kesadaran terhadap ABCD!

ABCD adalah singkatan untuk upaya pencegahan HIV AIDS yang uraiannya sebagai berikut:

  1. A: adalah Abstinensia atau tidak melakukan hubungan seksual sama sekali
  2. B: be faithful atau saling setia terhadap satu pasangan yang sehat
  3. C: adalah condom, yaitu penggunaan kondom ketika melakukan hubungan seksual
  4. D: adalah don’t inject yaitu tidak mengunakan NAPZA suntik (terutama sharing jarum suntik yang tidak steril)
  5. E: adalah education atau pendidikan dan penyuluhan terkait HIV AIDS di berbagai unit dan media informasi

Pengaplikasian 5 point ini tentunya mempermudah upaya pencegahan HIV AIDS, khususnya dengan metode ke 5 (Education) yang mana bisa kita lakukan di mana pun, seperti yang sekarang sedang teman-teman lakukan.  Dengan membaca artkel ini kita sudah ikut berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan kita terkait HIV AIDS.

Referensi:

Dan L. Longo, M. (2012). Harrison’s Principles of Internal Medicine 18th edition volume 1. New york: Mc Graw Hill Medical .

UNAIDS, HIV AIDS Global report 2014

Kemenkes RI, Laporan Triwulan II HIV AIDS, 2014

Kemenkes RI, Kebijakan Penanggulangan HIV dan IMS Nasional, 2009

Advertisements

Author: Blog Nutrisi

Kami adalah sekumpulan certified nutritionist, Dan kami ingin membagikan pengetahuan mengenai cara sederhana untuk hidup sehat. Karena kami memimpikan Indonesia yang lebih sehat. Dan kami percaya, berbagi adalah satu dari ribuan cara untuk peduli.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s