We, certified nutritionist, love to share about nutrition and healthy lifestyle for healthier you. Cause sharing is caring.

Mitos Fakta Produk Organik

Leave a comment

organic-food

foto: foodnavigator.com

 

Apa yang ada di pikiranmu ketika mendengar kata sayuran/buah/susu/beras organik? Apakah lebih sehat? Ramah lingkungan? Atau… mahal? Nah, kami juga memiliki rasa penasaran yang sama, dan mencoba mencari tahu kebenaran di balik mitos seputar produk organik. Ingin tahu apa saja yang kami temukan? Yuk simak!

1. Produk organik tidak mengandung pestisida

Kalau kamu membeli produk organik karena ingin menghindari pestisida, alasanmu tepat. Label organik hanya bisa disematkan pada produk yang tidak menggunakan bahan-bahan sintetis saat proses produksi, termasuk di dalamnya pestisida. Lebih lanjut, Environmental Working Group, organisasi nirlaba yang berpusat di Washington DC, menyarankan untuk memilih produk organik untuk buah-buahan yang dimakan dengan kulitnya (apel, pir, stroberi, atau paprika) dan sayuran seperti bayam, selada, atau seledri. Untuk buah berkulit tebal (mangga, pepaya, atau pisang) atau sayuran seperti kubis, brokoli, atau jagung, memilih produk organik tidak akan memberi nilai tambah1.

Namun, bila harga masih menjadi masalah, kamu bisa kok memilih produk konvensional dan tetap terhindari dari pestisida, asalkan produk tersebut dicuci dengan bersih. Berikut cara menangani residu pestisida pada buah dan sayur, seperti dilansir dari WebMD1:

  • Cuci dan gosok buah dan sayur di bawah air mengalir. Hindari menggunakan sabun.
  • Kupas kulit buah dan sayur sebelum dikonsumsi.
  • Kupas lapisan daun terluar pada sayuran berdaun hijau.
  • Buang lapisan kulit dan lemak pada daging dan ayam, karena residu pestisida dapat berkumpul di daerah tersebut.

2. Produk organik mengandung zat gizi yang lebih baik

Mereka yang pro-organik mengklaim bahwa buah dan sayur yang diproduksi secara organik memiliki kandungan vitamin dan mineral yang lebih tinggi. Sayangnya, penelitian ilmiah menyebutkan bahwa klaim tersebut dikeluarkan terlalu dini2. Secara umum, tidak terdapat perbedaan nilai gizi antara produk organik dan konvensional yang terlalu kentara. Selain itu, banyak faktor yang mempengaruhi nilai gizi buah dan sayur, termasuk tingkat kematangan dan lama simpan, sehingga susah sekali menyeragamkan nilai gizi produk organik dan konvensional. Karena itu, selama kamu mengonsumsi produk yang segar, kebutuhan gizimu pasti akan tercapai, tak peduli apakah dia organik atau tidak.

3. Produk organik lebih ramah lingkungan

Untuk kamu pengadopsi green living, pertanian organik terbukti lebih ramah lingkungan. Penelitian dari Journal of Applied Ecology menemukan bahwa pertanian organik dapat meningkatkan keragaman flora dan fauna hingga 50%3. Secara umum, keragaman serangga predator, burung, dan tanaman liar meningkat sebagai respon akan pertanian organik di daerah tersebut. Keragaman mikroba tanah pun meningkat, sehingga tanah mungkin menjadi lebih subur.

Nah, apakah kamu tertarik untuk go organic?

Ref:

1 http://www.webmd.com/food-recipes/features/organic-food-is-natural-worth-the-extra-cost

2 A Comparison of Organically and Conventionally Grown Foods—Results of a Review of the Relevant Literature. J Sci Food Agric 74: 281-293, 1997

3 The effects of organic agriculture on biodiversity and abundance: a meta-analysis. Journal of Applied Ecology 42: 261–269, 2005

Advertisements

Author: Blog Nutrisi

Kami adalah sekumpulan certified nutritionist, Dan kami ingin membagikan pengetahuan mengenai cara sederhana untuk hidup sehat. Karena kami memimpikan Indonesia yang lebih sehat. Dan kami percaya, berbagi adalah satu dari ribuan cara untuk peduli.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s