We, certified nutritionist, love to share about nutrition and healthy lifestyle for healthier you. Cause sharing is caring.

Bahaya Polusi Udara yang Belum Kamu Tahu

Leave a comment

pollution

Picture from Rick Bowmer/Associated Press

Polusi udara jalan raya bisa membuat napasmu sesak, semua orang tahu itu. Namun, polusi udara bisa meningkatkan risiko terkena diabetes? Mungkin kamu baru tahu.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Diabetologia menemukan, anak-anak yang terpapar polusi jalan raya setiap hari menunjukkan gejala resistensi insulin*, salah satu pertanda akan diabetes di kemudian hari. Lebih spesifik lagi diungkapkan, peningkatan gejala tersebut adalah sekitar 7% per-radius 500 meter kedekatan dengan jalan raya. Belum diketahui pasti apa yang menghubungkan polusi udara dengan gejala diabetes tersebut sampai artikel ini ditulis.

Polusi jalan raya ternyata sama berbahayanya dengan perokok pasif dalam memicu asma pada anak-anak. Penelitian yang dipublikasikan di European Respiratory Journal memperkirakan, 14% kasus asma pada anak-anak adalah disebabkan oleh polusi udara di jalan raya. Sebagai pembanding, asap rokok menyumbang hingga 18% pada total kasus asma. Lagi-lagi belum diketahu pasti penyebabnya, namun diduga akibat racun-racun gas buangan memicu reaksi alergi pada anak-anak.

Tak hanya diabetes dan asma, polusi udara juga bisa memancing serangan jantung di kemudian hari. Kolaborasi peneliti di Amerika Serikat menemukan bahwa paparan jangka panjang terhadap polusi udara dapat memacu penumpukan plak di pembuluh darah jantung. Bahkan, diperkirakan orang-orang yang hidup di daerah paling terpolusi memiliki risiko terkena stroke 2% lebih tinggi dibandingkan orang yang hidup di daerah kurang terpolusi di kota yang sama. Polusi udara menyebabkan stres oksidatif yang merangsang penempelan plak tersebut.

Walaupun begitu, tentunya kita tidak bisa hidup tanpa jalan raya dan transportasi, bukan? Jangan khawatir, kami sediakan cara-cara untuk mengurangi paparan polusi udara jalan raya:

1. Kurangi waktu commuting dan hindari terjebak di jalan saat rush hour,

2. Pakailah masker setiap bepergian ke luar rumah,

3. Jagalah kekebalan tubuh dengan mengonsumsi cukup buah dan sayur setiap hari.

Mencegah lebih baik dari mengobati, begitu pula untuk isu yang satu ini. Sampai jumpa di postingan kami minggu depan!

*Resistensi insulin: berkurangnya respon sel terhadap insulin untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

Advertisements

Author: Blog Nutrisi

Kami adalah sekumpulan certified nutritionist, Dan kami ingin membagikan pengetahuan mengenai cara sederhana untuk hidup sehat. Karena kami memimpikan Indonesia yang lebih sehat. Dan kami percaya, berbagi adalah satu dari ribuan cara untuk peduli.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s