We, certified nutritionist, love to share about nutrition and healthy lifestyle for healthier you. Cause sharing is caring.

Mitos Fakta Seputar (Ke)Wanita(an)

Leave a comment

foto: shutterstock

foto: shutterstock

 

 

 

Wanita adalah keajaiban. Nggak percaya? Dari rahim seorang wanita (baca: ibu), dan wanita-lah pendamping sejati kaum pria. Untuk para jomblowan, jangan berkecil hati. Pasti kelak kan datang wanita sempurna untukmu.

Tapi, di balik keajaibannya, banyak sekali mitos dan fakta di setiap fase yang harus dilalui wanita. Blognutrisi coba rangkum beberapa di antaranya:

Jangan minum cola/minuman bersoda saat menstuasi, mitos atau fakta?

Minuman bersoda seperti cola memang sebaiknya tidak dikonsumsi saat menstruasi, namun belum ada bukti bahwa konsumsi soda menyebabkan darah yang keluar lebih banyak. Akan tetapi, kafein dalam cola dapat berinteraksi dengan hormon kewanitaan dalam tubuh sehingga dapat mengubah siklus bulanan. Selain itu, konsumsi cola dapat menyebabkan penurunan tingkat kesuburan pada wanita, apalagi bila diminum dua kali setiap harinya. Walaupun begitu, hasil studi ini masih bersifat sementara. 

Tips meredakan sakit saat menstruasi:

1. tempelkan botol berisi air panas ke perut. Suhu panas melancarkan aliran darah dan mengurangi nyeri pada pinggul.

2. Berbaring terlentang dan tempatkan bantal di bawah lutut.

3. berolahraga teratur, terutama sebelum menstruasi. Olahraga dapat melancarkan aliran darah serta memproduksi hormon endorphin yang bisa menaikkan mood.

Makan nanas muda saat hamil bisa berisiko keguguran, mitos atau fakta?

Nanas muda memang dipercaya dapat menggugurkan kandungan dalam kepercayaan India1 dan digunakan untuk membantu kelahiran bayi di kepercayaan Uganda2. Walaupun begitu, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa nanas muda dapat menyebabkan keguguran pada manusia. Penelitian terbaru pada mencit menunjukkan, pemberian nanas muda tidak menyebabkan pendarahan vagina serta keguguran1.

Daun katuk bisa meningkatkan produksi Asi, mitos atau fakta?

Daun katuk telah dipercaya oleh masyarakat Indonesia selama bertahun-tahun sebagai salah satu tanaman yang dapat meningkatkan produksi ASI. Hasil penelitian yang dipublikasikan oleh Media Litbang Kes RI menyebutkan, produksi ASI meningkat hingga 50% setelah mengonsumsi daun katuk1. Selain itu, daun katuk juga sumber yang baik untuk Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin C, Kalsium, zat Besi, dan Fosfor2,  sehingga sangat baik dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Advertisements

Author: Blog Nutrisi

Kami adalah sekumpulan certified nutritionist, Dan kami ingin membagikan pengetahuan mengenai cara sederhana untuk hidup sehat. Karena kami memimpikan Indonesia yang lebih sehat. Dan kami percaya, berbagi adalah satu dari ribuan cara untuk peduli.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s