We, certified nutritionist, love to share about nutrition and healthy lifestyle for healthier you. Cause sharing is caring.

Mitos Fakta Khusus Pria

Leave a comment

foto: fashionpria.com

 

Di seri mitos fakta kali ini, kami mau bahas soal “kelelakian” pria. Bukan, bukan mau menyalahi prinsip emansipasi wanita, lho. Daripada pusing-pusing, kita langsung bahas saja, yuk.

Makan daun mint bisa turunkan kesuburan pria, mitos atau fakta?

Mitos! Belum ada penelitian yang membuktikan daun mint atau mentol bisa menurunkan kesuburan pria. Tapi ini hanya berlaku untuk daun mentol, bukan rokok mentol. Merokok, baik mentol maupun bukan, akan turunkan jumlah sperma dan kesuburan pria. Karena itu, yuk jauhi merokok.

Kedelai turunkan kesuburan pria, mitos atau fakta?  

Mitos, tweeps! Isoflavon yang dijadikan kambing hitam penurun kesuburan pria justru merupakan antioksidan yang berguna bagi tubuh kita. Selain itu, isoflavon kedelai tidak mempengaruhi secara signifikan kualitas sperma, baik bentuk, gerak, dan jumlah sperma pada pria.

Memangku Laptop berbahaya bagi pria, mitos atau fakta?

Yang ini fakta, tweeps. Memangku laptop terlalu lama bisa menurunkan kesuburan pria. Laptop memancarkan panas yang bisa membunuh sel sperma. Musuh kesuburan pria bukan hanya panas dari laptop, tapi juga radiasi dari koneksi WiFi laptop. Karena itu, paling aman memang menggunakan laptop di atas meja.

Untuk yang suka tempe, kita berikan satu bonus mitos, deh.

Produk kedelai fermentasi (tempe, misalnya) lebih aman dari kedelai non fermentasi (susu kedelai), mitos atau fakta?

Lagi-lagi mitos. Kabar yang menyatakan bahwa isoflavon pada kedelai itu berbahaya adalah salah besar (merujuk ke mitos satu). Walaupun begitu, kadar isoflavon dalam kedelai fermentasi memang agak lebih sedikit dibandingkan kedelai non fermentasi, namun tetap lebih banyak dibandingkan dengan makanan lainnya.

Untuk yang masih ragu, ini klarifikasinya: Melalui histori konsumsi kedelai dan berbagai penelitian, disimpulkan Jumlah isoflavon yang berasal dari produk-produk kedelai baik dari hasil fermentasi maupun nonfermentasi yang dikonsumsi dari asupan harian telah dibuktikan aman secara historis. Jadi, nggak perlu takut makan tempe.

Advertisements

Author: Blog Nutrisi

Kami adalah sekumpulan certified nutritionist, Dan kami ingin membagikan pengetahuan mengenai cara sederhana untuk hidup sehat. Karena kami memimpikan Indonesia yang lebih sehat. Dan kami percaya, berbagi adalah satu dari ribuan cara untuk peduli.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s